Sandro Rosell Dipenjara karena Statusnya Sebagai Presiden Barcelona

Football5star.com, Indonesia – Mantan presiden Barcelona, Sandro Rosell, mengakui dirinya masuk penjara karena statusnya saat itu. Jika tidak menjabat sebagai presiden Barca, ia yakin takkan mendekam di balik jeruji besi.


Thursday January 01, 1970

Sandro
Rosell memimpin Barcelona dari Juli 2010 hingga Januari 2014. Tiga tahun
berselang ia tersandung kasus pencucian uang. Dirinya pun dinyatakan bersalah
dan menghabiskan waktu selama hampir dua tahun di penjara.


Thursday January 01, 1970

Pria yang menggantikan Joan Laporta itu mengatakan bahwa statusnya sebagai tersangka memang tak lepas dari kedudukannya di tampuk kepemimpinan Barcelona. Apalagi sebelum menjabat sebagai presiden klub, kehidupannya berjalan tenang tanpa dimata-matai seseorang.


Thursday January 01, 1970

barcabuzz

“Jika saya bukan presiden Barca, saya tidak akan di penjara. Saya juga tidak berpikir akan ada orang yang menyelidiki saya sebagai pebisnis, tidak ada yang akan memata-matai saya. Juga tidak akan ada penuntutan fiskal agresif yang masih saya hadapi,” ujar Rosell kepada Mundo Deportivo, Minggu (19/4/2020).

“Ada
inspeksi dari kantor pajak setelah saya terpilih sebagai presiden Barcelona. Sebelum
menjadi presiden, tidak pernah ada yang menginspeksi keuangan. Apakah itu
kebetulan?,” ia menambahkan.

Sandro Rosell akhirnya dibebaskan bersyarat pada Februari 2019 lalu. Tapi dua bulan kemduian ia nyaris masuk penjara lagi setelah jaksa menuntutnya enam tahun penjara ke pengadilan nasional Spanyol. Namun, upaya tersebut gagal karena jaksa tak bisa membuktikan tuduhannya.

The post Sandro Rosell Dipenjara karena Statusnya Sebagai Presiden Barcelona appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.