Takefusa Kubo jadi Korban Tindakan Rasial Pelatihnya Sendiri


Football5star.com, Indonesia – Pemain asal Jepang, Takefusa Kubo diduga menjadi korban tindakan rasial oleh pelatih fisik Real Mallorca, Dani Pastor. Pelatih berusia 45 tahun ini dianggap menunjukkan gestur menghina fisik dari Kubo.


Thursday January 01, 1970

Dikutip Football5star.com dari Marca, Rabu (12/2/2020) Pastor tampak menggerakan kedua tangannya memegang mata yang menunjukkan mata sipit. Kejadian tersebut berlangsung saat Mallorca menghadapi Espanyol.


Thursday January 01, 1970

Saat itu, Pastor berusaha memanggil Kubo yang tengah melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Sebelum melakukan gestur rasial, Pastor juga sempat bersiul memanggil Kubo. Pada laga itu sendiri, Kubo masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-65.


Thursday January 01, 1970

This is how Mallorca's staff called back Kubo warming up on the sidelines for his substitution. #EspanyolRCDMallorca #ESPMLL pic.twitter.com/psU70crdgR— M•A•J (@Ultra_Suristic) February 9, 2020

Tindakan ini pun memancing kontroversial. Di halaman Twitter, sejumlah netizen mengkritik tindakan dari Pastor. Ia dianggap sengaja melakukan gestur rasial tesebut.

Pihak Real Mallorca sendiri belum memberikan pernyataan terkait tudingan yang mengarah kepada pelatih fisik mereka tersebut. Pada Agutus 2019, Kubo dipinjamkan Real Madrid ke Real Mallorca.

Pelatih Real Madrid Zinédine Zidane sempat memastikan bahwa Kubo tidak menjadi bagian dari rencannya di musim ini. Meski kagum dengan skill Kubo, Zidane berkenginan pemain Jepang itu lebih banyak mendapatkan pengalaman bermain.

“Idenya ialah Kubo untuk bermain di Castilla tapi ia bisa berlatih bersama tim inti. Dia masih muda seperti Rodrygo dan Vinicis, dan Anda harus memperhatikan betul karier mereka,” kata Zidane saat itu.

The post Takefusa Kubo jadi Korban Tindakan Rasial Pelatihnya Sendiri appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Transfer, Jadwal & Klasemen.